O for a Thousand Tongues to Sing
SERIBU LIDAH PATUTLAH
Bernyanyilah bagi TUHAN dan pujilah Dia; setiap hari siarkanlah kabar gembira
bahwa Ia telah menyelamatkan kita. Ceritakanlah
keagungan-Nya kepada bangsa-bangsa, dan perbuatan- perbuatan-Nya yang
perkasa kepada umat manusia.
Mazmur 96 : 2-3
SEBUAH LAGU PUJIAN TERIMA KASIH YANG BERHUBUNGAN DENGAN
PENGINJILAN .
Pada waktu 2 bersaudara , John Wesley dan Charles Wesley sekolah di universitas
oxford, mereka menyiapkan untuk pelayanan di Church of England.
Begitu mendalam kehidupan spiritual mereka, dan sangat berpengaruh pada
organisasi
mahasiswa. John adalah orang selalu menekankan pada suatu methoda
untuk apa saja.
Dalam pelajaran, dalam menjalankan kehidupan, dan dalam pelayanan serta yang
lain
ia selalu pakau suatu methoda. Misalnya untuk memecahkan masalah didalam
kehidupan
tiap hari, ia membuat suatu daftar peraturan yang ia terapkan buat diri sendiri.
Karena itu teman-teman mahasiswa secara bergurau menamainya ; Methodist.
Pada 1735 John dan Charles pergi ke Georgia , sebuah koloni Inggfris .
John terpilih sebagai pekerja Anglican, dan Charles bekerja sebagai sekretaris
pribadi Gubernur James Oglethorpe.
Sebuah grup dari Misonaris Moravian, juga pergi ke Georgia dalam satu kapal.
Mereka menyanyi dan berkohtbah di Moravians in daily services ,
kepada semua
orang dan ini sungguh mempengaruhi Wesley bersaudara dan seterusnya.
Kembali ke Inggris, John Wesley mengunjungi kantor Moravian mission di
Aldersgate Street in London, pada May 24, 1738.
Ia mencatat dalam hariannya : " saya merasa hati saya secara aneh
menjadi hangat "
3 hari sebelumnya Charles Wesley mempunyai pengalamn yang sama dan mereka
menandai kejadian ini sebagai pertobatan Kristen mereka.
Pengalaman mereka di Aldersgate merubah sejarah agama didunia.
Mulailah mereka mendirikan sebuah gereja yang menekankan pada hidup kudus.
Aliran ini adalah aliran methodist atau disebut juga Weleyan.
John Wesley mempunyai dedikasi yang tinggi buat pekerjaan Tuhan.
Menurut buku harian dan jurnal ,John Wesley telah berkotbah lebih
dari 40.000
pertemuan besar baik di jalan - jalan kota, di penjara dan dilapangan serta
dimana saja.
Pada waktu itu belum ada pengeras suara . Tiap pagi ia pergi kelapangan, dan
disana
dengan suatu metoda dan semangat berapi menurut orang, suaranya bisa didengar
dalam radius 10 mil. Ia sengaja berkotbah pada pagi hari, karena
buruh-buruh pabrik
sebelum masuk kerja dapat mendengarkan kotbahnya, yang memberitakan kabar baik,
yaitu Yesus telah datang didunia ini sebagai wujud Kasih Allah dalam
menyelamatkan
manusia.
Charles khotbah pada orang -orang di Inggris, Wales dan Scotlandia.
Selain ia berkotbah ia juga penggubah lagu2 rohani yang besar. Ia menulis lebih
dari
6500 buah lagu. Dan didalam semua pujian pasti ada nama Charles Wesley.
' Hark, the angle Song', dan lagu-lagu besar jika kita baca di lagu-lagu
pujian kristen
dibuat oleh Charles Wesley.
Lagu ini "O for a thousand tongues to sing." dibuat setelah
pertemuan di Aldersgate .
Lagu ini merefleksikan suka cita dan rasa terima kasih kepada Tuhan atas berkat
dan anugerahnya selama 1 tahun ini.
Musik AZMON adalah melodi Gerjam yang digubah oleh Carl G. Glazer
diarement oleh Lowell Mason untuk Mazmur modernnya dan diterbitkan di
Boston pada
1849
O for a Thousand Tongues to Sing
AUTHOR Charles Wesley, 1739
COMPOSER Carl G. Gläser TUNE / METRIC AZMON C.M.
1
O for a thousand tongues to sing
my great Redeemer's praise,
the glories of my God and King,
the triumphs of his grace!
2
My gracious Master and my God,
assist me to proclaim,
to spread through all the earth abroad
the honors of thy name.
3
Jesus! the name that charms our fears,
that bids our sorrows cease;
'tis music in the sinner's ears,
'tis life, and health, and peace.
4
He breaks the power of canceled sin,
he sets the prisoner free;
his blood can make the foulest clean;
his blood availed for me.
5
He speaks, and listening to his voice,
new life the dead receive;
the mournful, broken hearts rejoice,
the humble poor believe.
6
Hear him, ye deaf; his praise, ye dumb,
your loosened tongues employ;
ye blind, behold your savior come,
and leap, ye lame, for joy.
Kidung Jemaat : 294 . BERIBU LIDAH PATUTLAH.
EL POHAN 3/4, F.
1. BERIBU LIDAH PATUTLAH memuji Tuhanku
Dan mewartalan kua-sa Nya, dengan kidung merdu.
2. Yesus namaMu cukuplah, menghibur yang sedih.
membuat hati tenteram, menawar yang sedih.
3. Dosa betapapun besar, dibasuh darah Nya.
Kuasa iblis pun lenyap, lepas tawanannya.
4. Yang tuli, bisu, soraklah memuji Tuhanmu.
yang buta lumpuh dan lemah berbangkitlah sembuh
5. Tolonglah aku ya Tuhan mengangkat suaraku
Kan kusebar didunia agungnya nama-Mu.