Putri Sion Nyanyilah
 
midi


Sebelum Kristus datang dan memasuki Yerusalem, nabi Zakaria telah
menubuatkan

Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai
puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah
lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda (9: 9)

Edmond Louis Budry, 1884; menjadikan ayat diatas sebagai tema dari lagu ini.
Ia menulis dalam bahasa Perancis, dan telah ada pada tahun 1885 dinyanyian
Swiss. 40 tahun kemudian, syair ini diterjemahkan dari Prancis ke Inggris
oleh Richard Birch Hoyle.

Penggenapan dari nubuat Zakharia dijumpai di injil, Matius 21 :

Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari
belakang berseru, katanya: "Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang
datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!" (ayat 9)

Namun, Yesus yang disambut meriah , dielu-elukan di Yerusalem, sering
diartikan salah , bahkan oleh murid-muridnya sendiri. Dikira Yesus akan
membebaskan mereka
dari Penjajahan dari Romawi dan mereka akan diangkat menjadi menteri.

Tentu ini suatu hal yang keliru, Yesus datang ke Yerusalem, untuk
menyerahkan nyawa bagi kita. Menebus segala dosa kita dengan
pengorbananNya dikayu salib.

Dalam Matius 18, dan juga dikutip di Markus 9, murid2 sudah bertanyatentang
siapa yang lebih besar.

Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa
yang terbesar di antara mereka.
Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada
mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi
yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya." Maka Yesus mengambil
seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia
memeluk anak itu dan berkata kepada mereka:  "Barangsiapa menyambut seorang
anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut
Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku. (ayat  34-37)


Lagu ini mengingatkan kita akan pengorbanan Yesus, dan PUTERI ZION adalah
orang yang percaya kepada Kristus. Mari kita belajar dari Yesus agar kita
mengerti,
arti misi Yesus yang dicatat di Yesaya, nabi yang menubuatkan kemenangan
dalam
penderitaan dan kematian.

Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan ALLAH akan menghapuskanair mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dariseluruh bumi, sebab TUHAN telah mengatakannya.
Pada waktu itu orang akan berkata: "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang
kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita
nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena
keselamatan yang diadakan-Nya!"
(Yesaya 25 : 8 -9)

Yesaya sudah mencatat lebih dahulu maksud Yesus, dan siapa itu Yesus.
Mari Sion, kita puji Dia.


Musik : "Judas Maccabaeus," George Frederick Handel, 1747
TERJEMAHAN INGGRIS : THINE IS GLORY

Thine is the glory, risen, conqu'ring Son;
[or, Thine be the glory.]
Endless is the victory, Thou o'er death hast won;
Angels in bright raiment rolled the stone away,
Kept the folded grave clothes where Thy body lay.

Refrain

Thine is the glory, risen conqu'ring Son,
Endless is the vict'ry, Thou o'er death hast won.

Lo! Jesus meets us, risen from the tomb;
Lovingly He greets us, scatters fear and gloom;
Let the church with gladness, hymns of triumph sing;
For her Lord now liveth, death hath lost its sting.

Refrain

No more we doubt Thee, glorious Prince of life;
Life is naught without Thee; aid us in our strife;
Make us more than conqu'rors, through Thy deathless love:
Bring us safe through Jordan to Thy home above.



Asli :

Français
Á TOI LA GLOIRE


À toi la gloire, O Ressuscité!
À toi la victoire pour l'éternité!
Brillant de lumière, l'ange est descendu,
Il roule la pierre du tombeau vaincu.
À toi la gloire, O Ressuscité!
À toi la victoire pour l'éternité!

Vois-le paraître: C'est lui, c'est Jésus,
Ton Sauveur, ton Maître, Oh! ne doute plus!
Sois dans l'allégresse, peuple du Seigneur,
Et redis sans cesse: Le Christ est vainqueur!
À toi la gloire, O Ressuscité!
À toi la victoire pour l'éternité!

Craindrais-je encore? Il vit à jamais,
Celui que j'adore, le Prince de paix;
Il est ma victoire, mon puissant soutien,
Ma vie et ma gloire : non, je ne crais rien!
À toi la gloire, O Ressuscité!
À toi la victoire pour l'éternité!




do = e (2 #, 2/2) KIDUNG JEMAAT 91.


Put'ri Sion nya----nyilah,  so-----raklah, Yeru---salem.
Ma--- ri sambut Rajamu.  Ra---ja damai.
T'rimalah-----Putri Sion,  nya---nyilah; so----raklah Yeru---salem.

2 Hosiana, Putra Daud,  umatMulah berkatilah.
Dirikanlah takhta Mu, mahatinggi,mulia.
Hosiana, putra Daud, Umatmu berkatilah !

3. Hosiana, Putra Daud , salam, raja mulia.
Raja damai abadi, Putra Allah yang kekal.
Hosiana , Putra Daud.
Salam, Raja mulia !

* cara menyanyikan seperti ayat pertama dimana ---- menunjukkan suatu
nyanyian dengan banyak nada.